HIGH SPEED RAIL BANDARA SOETTA DAN JAKARTA-SURABAYA BUTUH Rp18 TRILIUN Print
Sunday, 01 June 2014 00:00

Jakarta, 1/6/2014 (Kominfonewscenter) – Jepang tertarik dengan rencana proyek kereta api cepat atau High Speed Rail yang dibangun jalur kota dengan Bandara Soekarno-Hatta dan Jakarta-Surabaya yang membutuhkan anggaran sekitar Rp 18 triliun.

Jepang juga tertarik pembangunan bandara kecil di daerah-daerah pelosok, Kapal Roro dari Singapura ke Jakarta, Pelabuhan Cilamaya, landasan ketiga Bandara Soekarno-Hatta, bandara baru di Karawang, dan sistim navigasi di Indonesia.

"Pembangunan jalur kereta cepat itu, merupakan transportasi massal yang dapat mengurangi kemacetan di kota," kata Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono.

PKP Kemhub Minggu (1/5) memberitakan, pertemuan bilateral Kementerian Perhubungan dan  Kementerian Transportasi di Surakarta menghasilkan beberapa hal yang ditawarkan pemerintah RI kepada Jepang antara lain menyangkut pengembangan sejumlah bandara, pelabuhan dan pengembangan kereta jalur Jakara- Surabaya.

Menurut Bambang, tujuan dilakukan kerja sama dengan Jepang tersebut antara lain berperan serta dalam pembangunan trasportasi di Indonesia dengan penyusunan kebijakan di bidang transportasi dan peningkatan insfrastruktur, serta peningkatan kegiatan-kegiatan yang menjadi kepentingan bersama dengan pertukaran kebijakan, teknologi, dan pengalaman administrasi serta  transportasi.

Wamenhub Jepang Ryuji Masuno menjelaskan, pihaknya sependapat dengan Wamenhub Indonesia forum tersebut merupakan tukar menukar informasi kedua belah pihak. "Kami ingin mengkongkritkan proyek soal transportasi di Indonesia ke depan," ucapnya. (mnsy)