INFLASI MEI 2014 DIPREDIKSI 0,2 PERSEN Print
Wednesday, 21 May 2014 00:00

Jakarta, 21/5/2014 (Kominfonewscenter) – Laju inflasi pada bulan Mei 2014 diperkirakan berada di bawah 0,2 persen, hal ini dikarenakan sejumlah barang pangan masih tercatat deflasi.

Demikian disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di Jakarta, seperti diberitakan Kemkeu Rabu (21/5).

Menurut Perry, rendahnya inflasi bulan Mei 2014 disebabkan barang-barang kebutuhan pokok mengalami penurunan harga, atau mampu dikendalikan seperti beras, bawah merah, dan cabai, sedangkan untuk telur dan ayam ras mulai mengalami kenaikan harga.

“Inflasi bulan ini tetap rendah karena sejumlah barang masih deflasi, kemungkinan inflasi akan di bawah 0,2 persen karena survei terakhir sampai minggu lalu masih 0,1 persen,” terangnya.

Ia mengatakan, terkendalinya kebutuhan pangan sehingga membawa inflasi ke tingkat yang rendah karena kuatnya koordinasi di Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID). “Ini bentuk nyata hasil koordinasi, yang kita lakukan langkah-langkah antisipasi kenaikan harga di bulan puasa,” katanya. (mdn)