SELECTED NEWS
BPH MIGAS PANTAU KELANCARAN DISTRIBUSI BBM SEBELUM DAN SETELAH LEBARAN 2014 PDF Print E-mail
Thursday, 24 July 2014 00:00

Jakarta, 24/7/2014 (Kominfonewscenter) – Sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dalam pengaturan dan pengawasan kegiatan penyediaan dan pendistribusian JBT (Jenis BBM Tertentu) di seluruh Indonesia, BPH MIgas melakukan pemantauan (monitoring) penyediaan dan pendistribusian JBT sebelum dan setelah Lebaran 2014.

Demikian dikemukakan Sekretaris BPH Migas Umi Asngadah pada acara buka puasa bersama dengan group wartawan ESDM di kantor BPH MIgas Jakarta, Kamis (24/7).

Umi memperkirakan pada Ramadhan dan Lebaran ini konsumsi bahan bakar minyak (BBM) akan mengalami peningkatan.

Bensin premium mulai 12 Juli hingga 12 Agustus 2014 atau H-15 dan H+15 Idul Fitri 1435 H diperkirakan mengalami peningkatan sekitar 14% dari rata-rata harian normal sebesar 80.926 kiloliter (KL) menjadi 91.830 KL.

Solar diperkirakan turun 4,9% dari rata-rata harian normal sebesar 40.626 KL menjadi 38.628 KL, konsumsi avtur diperkirakan naik 8,6% dari rata-rata harian normal sebesar 10.619 KL menjadi 11.536 KL.

Penggunaan LPG juga diperkirakan naik 8,5% dari rata-rata harian normal sebesar 18.069 MT menjadi 19.614 MT.

Umi menambahkan pemerintah terus menjaga stabilitas pasokan BBM diseluruh jalur darat yang selama ini dilalui para pemudik, khususnya di jalur pantura maupun jalur lintas Sumatera. “Dipastikan stok BBM nasional 30 hari sehingga kondisinya normal. Hingga saat ini ketersediaan BBM bersubsidi selama masa Lebaran cukup aman”, tegas Umi.

Ia mengatakan BPH Migas juga membentuk Posko BBM selama 21 hari terhitung mulai tanggal 18 Juli sampai 7 Agustus 2014. “Setiap hari sebanyak 5 personil BPH Migas siap siaga bertugas di Posko Lebaran BPH Migas,” katanya. (msy)

 

Statistik

Members : 26801
Content : 3806
Web Links : 1
Content View Hits : 2452320

Pengumuman

KominfoNewsCenter

Who's Online

We have 19 guests online