SELECTED NEWS
HENTIKAN KEBIADABAN ISRAEL PDF Print E-mail
Friday, 11 July 2014 00:00

Jakarta, 11/7/2014 (Kominfonewscenter) – Menteri Luar Negeri Marty M. Natalegawa menyampaikan sikap tegas Indonesia yang mengutuk tindakan militer Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.

"Sudah tiba waktu agar Israel betul-betul ditekan untuk menghentikan tindakan mereka yang biadab ini" tegas Menlu Marty, seperti disiarkan Dit. Infomed Kemlu, Kamis (10/7).

Menurut Menlu, dengan agresi Israel yang dipertaruhkan bukan hanya nasib warga Palestina saja namun tatanan hukum kemanusiaan internasional.

"Kami telah berkomunikasi dengan Perwakilan kita di PBB di New York agar bekerja sama dengan Perwakilan Palestina, bekerja sama dengan Perwakilan negara-negara OKI dan GNB untuk mendorong PBB menyerukan penghentian aksi militer Israel di Gaza", ujar Menlu.

Waktunya sudah sangat tepat, lanjut Menlu Marty, untuk masyarakat internasional menyerukan agar tindakan Israel dihentikan.

Menlu menjelaskan Indonesia telah menyurati Ketua GNB dan OKI di New York untuk mengadakan pertemuan khusus guna mengidentifikasi langkah-langkah yang dapat dilakukan semua pihak.

Menlu juga mengingatkan siklus tindakan kekerasan yang terjadi di kawasan jangan sampai mengaburkan akar permasalahan yang sebenarnya terjadi.

"Akar permasalahannya adalah pendudukan Palestina oleh Israel, tindakan ini tidak dapat kita terima", kata Menlu.

Hal ini hanya menambah penderitaan yang selama ini dirasakan rakyat Palestina yang dikepung di wilayah Gaza.

Upaya diplomasi RI untuk membantu Palestina nyata dan terus bergerak, namun hal ini menurut Menlu, bukanlah hal yang mudah dan tanpa tantangan. "Tidak mudah untuk dapat menggerakan Dewan Keamanan PBB, namun diplomasi Indonesia akan bertindak sebaik mungkin" katanya.

Terkait bantuan Indonesia, Menlu menegaskan bantuan yang diberikan Indonesia tidak sebatas pada bantuan kemanusiaan yang akhir-akhir ini diperlihatkan.

"Bantuan kita kepada Palestina adalah terus menerus, bukan saja bantuan kemanusiaan, bahkan kita mengadakan Konferensi Internasional di Jakarta untuk menggalang penciptaan kapasitas negara Palestina merdeka", tambah Menlu.

Conference on Cooperation Among East Asian Countries for Palestinian Development (CEAPAD) bahkan berhasil menggalang berbagai negara di Asia, Pasifik dan Afrika untuk mendukung Palestina.

Menlu menghimbau seluruh WNI yang berada di wilayah Gaza untuk segera melapor kepada Perwakilan RI di negara sekitar, saat ini Perwakilan RI yang menjangkau wilayah Palestina adalah KBRI Amman di Yordania.

Pendudukan Israel di Tepi Barat menjadikan penempatan Perwakilan RI tidak mungkin untuk dilaksanakan.

Namun Menlu mengatakan, di masa mendatang konsul kehormatan Indonesia di Palestina dapat menjadi salah satu opsi pijakan Indonesia di bumi Palestina. (hmd)

 

 

Statistik

Members : 9343
Content : 3806
Web Links : 1
Content View Hits : 1832597

Pengumuman

KominfoNewsCenter

Who's Online

We have 54 guests online