SELECTED NEWS
15,5 TWIN BLOK RUSUNAWA DI JATIM DIRESMIKAN PDF Print E-mail
Tuesday, 20 May 2014 00:00

Jakarta, 20/5/2014 (Kominfonewscenter) – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto meresmikan infrastruktur pemukiman di Jawa Timur yang dibangun   Direktorat Jenderal Cipta Karya senilai Rp 323,4 miliar, seperti Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) sejumlah 15,5 Twin Blok (TB).

Pusat Komunikasi Publik memberitakan Selasa (20/5), infrastruktur yang diresmikan antara lain Rusunawa di Kota Blitar 2 Twin Blok (TB), Kota Kediri 5 TB, Kabupaten Lumajang 2 TB, Kota Surabaya 1 TB, Kota Malang 2 TB, Kota Pasuruan 2 TB, Rusun Pondok Pesantren Bustanul Ulum Al-Ghozali Kabupaten Jember 0,5 TB, dan Rusun Asrama Mahasiswa Universitas Jemberi 1 TB.

Dengan dibangunnya Rusunawa tersebut, 1.534 Kepala Keluarga mendapat unit hunian yang layak.

“Selesainya pembangunan fisik bukan merupakan akhir dari proses membangun, tetapi masih ada tahap yang jauh lebih penting,” ujar Menteri Djoko.

“Mengelola dan memanfaatkan secara optimal aset yang telah terbangun untuk pelayanan kepada masyarakat secara berkelanjutan” imbuhnya.

Selain Rusunawa, Menteri PU juga meresmikan SPAM IKK (Sistem Penyediaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan) Lembeyan Kabupaten Magetan dengan kapasitas 50 liter/detik dan SPAM IKK Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo berkapasitas 50 liter/detik.

Kedua SPAM tersebut mampu memberikan akses air minum layak kepada sekitar 8.000 Kepala Keluarga.

Selain SPAM, Kementerian PU juga memfasilitasi bantuan Pemerintah Australia melalui program Hibah Air Minum di Kota Malang dengan target sambungan rumah (SR) sebanyak 8.500 unit.

"Capaian kinerja pembangunan infrastruktur permukiman telah meningkat secara signifikan. Sampai dengan akhir tahun 2013, akses aman air minum telah mencapai 67,7%, dan diikuti dengan meningkatnya prasarana sanitasi layak yang mencapai  59,7%. Demikian pula kawasan permukiman kumuh secara nasional telah menurun menjadi sekitar 12%," ujar Menteri PU.

Direktur Jenderal Cipta Karya Imam S. Ernawi menuturkan target pembangunan rusunawa tahun 2014 sebanyak 20 TB.

"Saat ini lagi proses clearence untuk pembebasan lahan. Pemda siap kita bisa masuk membangun, pembangunan juga atas permintaan, misalnya rusunawa untuk kampus. Sistemnya multiyears, kalau tahun ini tidak bisa, kita lakukan tahun depan," katanya. (myd)

 

Statistik

Members : 20426
Content : 3806
Web Links : 1
Content View Hits : 2401755

Pengumuman

KominfoNewsCenter

Who's Online

We have 25 guests online