SELECTED NEWS
TARGET MDG’S AIR MINUM TAHUN 2015 DIHARAPKAN DAPAT TERCAPAI PDF Print E-mail
Thursday, 16 January 2014 00:00

Jakarta, 16/1/2014 (Kominfonewscenter) – Tahun 2012 cakupan layanan air minum terhadap jumlah penduduk nasional mencapai 58,05 persen dan target capaian 2014 adalah 65,61 persen diharapkan di akhir 2015 target Millenium Development Goal’s (MDG’s) 68,87 persen dapat tercapai.

Direktur Pengembangan Air Minum (PAM) Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Danny Sutjiono mengatakan, dengan anggaran Rp5,7 triliun yang saat ini dialokasikan untuk Direktorat PAM, hanya mampu mencapai 64,95 persen di akhir 2014, artinya di tahun 2015, pekerjaan yang harus dilakukan untuk mencapai target MDG’s akan cukup berat yaitu peningkatan sebesar 4 persen.

“Oleh karena itu, kami punya harapan adanya tambahan sebesar Rp1,3 triliun untuk mendorong capaian sampai 65,61 persen di akhir 2014 sehingga beban 2014 dan 2015 bisa merata,” tutur Danny, seperti disiarkan Pusat Komunikasi Publik PU, Kamis (16/1).

Danny optimis target MDG’s bidang air minum tahun 2013 sebesar 61,83 persen cakupan layanan air minum terhadap jumlah penduduk nasional bisa tercapai.

“Angka capaian 2013 ini dari Badan Pusat Statistik (BPS) baru bisa kita terima di bulan Mei, namun kami optimis dari pekerjaan yang ada, kita bisa mencapai 61,83 persen,” tutur Danny.

Danny mengungkapkan tiga isu strategis dalam pencapaian target MDG’s 2015 bidang air minum yaitu Pendanaan, Air Baku dan Kelembagaan.

Dari segi pendanaan salah satunya adalah tambahan Rp1,7 triliun tersebut, sedangkan dari segi air baku, Danny menitik beratkan peran Pemerintah Provinsi dalam mendorong SPAM Regional.

“Kita juga dorong peran pemerintah provinsi untuk mendorong SPAM Regional,  saat ini ada beberapa provinsi yang sudah bagus seperti Provinsi Jawa Tengah dan Bali, satu sisi kita bisa mendorong dana provinsi yang lebih besar, di samping itu juga dapat mengatasi masalah ketersediaan air baku di kabupaten dan kota-kota besar yang tidak bisa menyediakan air baku,” tambah Danny.

Selain itu juga isu kelembagaan yang mencakup peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM) yang merupakan konsep komprehensif yang mempertimbangkan pengelolaan resiko sehingga pengoperasian SPAM dapat menjadi efisien. (myd)

 

Statistik

Members : 19962
Content : 3806
Web Links : 1
Content View Hits : 2398991

Pengumuman

KominfoNewsCenter

Who's Online

We have 32 guests online