SELECTED NEWS
Rp1,25 TRILIUN UNTUK PENANGANAN BANJIR JAKARTA TAHUN 2013 PDF Print E-mail
Monday, 25 November 2013 23:43

Jakarta, 25/11/2013 (Kominfonewscenter) - Jakarta mengalami penurunan permukaan 10-12 cm per tahun, sehingga ancaman air melimpas dari laut, potensinya tak bisa dihindari.

"Ini harus dicegah antara lain harus ditampung, kemudian dipompa," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Muhammad Hasan, seperti disiarkan Pusat Komunikasi Publik PU, Senin (25/11).

Yang jelas, tambah Hasan, pemerintah sangat serius menangani pengendalian banjir Jakarta, terbukti dari total penanganan banjir Indonesia, sekitar seperempat ditujukan untuk Jakarta yakni sekitar Rp1,25 triliun pada 2013 ini.

Hasan mengemukakan 12 Program Pengendalian Banjir DKI Jakarta akan tuntas tahun 2017.

Akhir tahun ini, katanya, akan dimulai dikerjakan Sudetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur dan normalisasi Kali Ciliwung dari Pintu Air Manggarai hingga jembatan TB Simatupang.

“Pekerjaan tersebut masih menunggu persetujuan proyek tahun jamak dari Menteri Keuangan. Jika sudah selesai, akhir tahun ini sudah bisa peletakan batu pertama,” kata Hasan.

Hasan mengatakan, dengan dimulainya kedua pekerjaan tersebut di akhir tahun 2013, dari ke 12 program pengendalian banjir Jakarta akan menyisakan 2 program lagi, masing-masing normalisasi Kali Krukut dan Normalisasi Kali Cipinang (Hulu) yang akan dilaksanakan pertengahan 2014.

"Dua kali tersebut normalisasinya dimulai 2014, termasuk Waduk Ciawi" tambah Hasan.

Saat ini kata Hasan, dari 12 program tersebut sudah diselesaikan sebanyak 2 program, yaitu Kanal Banjir Barat dan Kanal Banjir Timur, dan sisanya sedang dalam pelaksanaan.

"Untuk tahap pelaksanaan seperti normalisasi Kali Pesanggrahan, kali Angke dan Kali Sunter, kemudian juga Pintu Air Manggarai dan Pintu Air Karet serta normalisasi Kali Ciliwung Lama," ujar Hasan.

Namun, Hasan menambahkan program tersebut harus di dukung dengan kegiatan non struktural seperti kebiasaan membuang sampah sembarangan, untuk menuntaskan masalah banjir tersebut.

"Program itu tak menjamin Jakarta bebas banjir karena kegiatan struktural itu masih harus dibarengi dengan kegiatan non-struktur seperti menghilangkan kebiasaan membuang sampah sembarangan,"  katanya. (myd)

 

Statistik

Members : 17265
Content : 3806
Web Links : 1
Content View Hits : 2317199

Pengumuman

KominfoNewsCenter

Who's Online

We have 53 guests online