SELECTED NEWS
PENATAAN KAWASAN KUMUH DI NTB HARUS DIIMBANGI BANTUAN RUMAH SWADAYA PDF Print E-mail
Wednesday, 17 April 2013 23:13

Jakarta, 17/4/2013 (Kominfonewscenter) – Komisi V DPR menilai program penataan kawasan kumuh oleh Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) di Provinsi NTB sudah cukup baik, pembangunan jalan, saluran air, penerangan jalan umum (PJU) dan MCK Komunal dirasa sangat positif untuk pengembangan sebuah kawasan.

"Penataan kawasan kumuh yang sudah berjalan dengan baik harus diimbangi dengan penyaluran bantuan stimulan rumah swadaya. Jika rumah masyarakat sudah layak huni tentunya kawasan kumuh pun bisa berkurang dari waktu ke waktu," kata Wakil Ketua Komisi V DPR Muhidin M Said saat memimpin tim kunjungan kerja di Provinsi NTB, seperti diberitakan Humas Kemenpera, Rabu (17/4).

Menurut Muhidin, program penataan kawasan kumuh tidak bisa dilaksanakan sendiri oleh pemerintah pusat, apalagi kawasan kumuh sekarang tidak hanya di kawasan kota-kota besar saja tapi juga di kabupaten/ kota.

Penyaluran bantuan stimulan rumah swadaya dengan memberikan bantuan kepada masyarakat di provinsi NTB yang rumahnya masih beralaskan tanah dan memiliki atap rumbia.

Pasalnya, masih banyak kabupaten/ kota di NTB yang pembangunan rumah milik masyarakatnya belum merata.

"Kami juga melihat pembangunan Rusunawa untuk perguruan tinggi yang dibangun Kemenpera di Mataram sudah baik. Tentunya prestasi tersebut juga harus dipertahankan," kata Muhidin.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengelolaan Prasarana Kawasan Kemenpera Ir Handoko, MT menyatakan, Kemenpera terus berupaya mengoptimalkan Program Penanganan Lingkungan Perumahan dan Permukiman Kumuh Berbasis Kawasan (PLP2KBK) di provinsi NTB.

Salah satu desa di Kota Mataram yang memperoleh bantuan tersebut tahun 2012 adalah Desa Sayang-Sayang di Kecamatan Cakranegara.

Handoko menambahkan bentuk bantuan oleh Kemenpera antara lain pembangunan jalan lingkungan sepanjang 1.600 meter  dengan lebar jalan 3 m, jalan setapak 500 m, dan penerangan jalan umum (PJU) 34 unit solar cell dan MCK 1 unit.

"Luas penataan kawasan kumuh yang dilaksanakan oleh Kemenpera di desa tersebut seluas 2 hektar sehingga bisa membantu pengembangan kawasan khususnya Kota Mataram," tandasnya. (md)

 

Statistik

Members : 19961
Content : 3806
Web Links : 1
Content View Hits : 2398942

Pengumuman

KominfoNewsCenter

Who's Online

We have 13 guests online