SELECTED NEWS
PEMERINTAH HIMBAU MASYARAKAT BERHATI-HATI PENIPUAN ANTAR NEGARA PDF Print E-mail
Sunday, 12 June 2011 19:29

Jakarta, 12/6/2011 (Kominfonewscenter) – Terkait maraknya terjadi penipuan lintas batas negara yang memakan korban masyarakat Indonesia dengan jumlah kerugian yang tidak sedikit, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Luar Negeri menghimbau seluruh masyarakat mewaspadai berbagai bentuk penipuan internasional.

Menurut Dit.Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Kamis (9/6), penipuan tersebut dilakukan antara lain dengan modus iming-iming menerima kiriman paket dari luar negeri, ajakan menikah pada WNI padahal belum bertemu, kekasih WNA selanjutnya menjadi kurir narkoba, iming-iming dapat hadiah undian dalam jumlah besar, iming-iming dapat dana hibah dermawan/keluarga kaya di luar negeri atau pengelolaan proyek di luar negeri

Dengan iming-iming menerima kiriman paket dari luar negeri, korban menerima kabar bahwa yang bersangkutan menerima kiriman paket berisi barang-barang berharga dari luar negeri.

Namun karena paket tersebut tersasar ke negara lain, penipu yang mengaku sebagai petugas bea cukai negara tersebut meminta korban untuk mengirim sejumlah dana sebagai biaya customs dan pengiriman ke Indonesia.

Modus ajakan menikah WNA pada WNI meski belum bertemu, modus ini dilakukan pelaku terhadap korban dengan mengatakan bahwa paket yang dikirim tersebut adalah barang-barang yang berkaitan dengan persiapan pernikahan mereka.

Modus kekasih WNA yang selanjutnya menjadi kurir narkoba, perkenalan dilakukan lewat internet, facebook, twitter atau media online lainnya.

WNA tersebut akan mengaku seseorang yang pantas baik dari segi tampang maupun materi, selanjutnya yang bersangkutan akan menjalin hubungan layaknya pasangan kekasih yang penuh cinta, namun akhirnya perempuan WNI dijadikan kurir narkoba.

lming-iming dapat hadiah undian dalam jumlah besar, korban menerima kabar bahwa dirinya memenangkan undian dengan jumlah hadiah yang besar.

Untuk pencairan hadiah tersebut, korban diminta mengisi formulir yang dikirim pelaku yang berisi data pribadi korban.

lming-iming dapat dana hibah dari dermawan/keluarga kaya di luar negeri atau pengelolaan proyek di luar negeri, pada modus ini  korban diminta mengirimkan dana awal untuk membuka bank account di negara yang ditunjuk pelaku.

Kepada seluruh masyarakat agar mewaspadai modus-modus tersebut dan jika mengalami agar segera melakukan klarifikasi ke Perwakilan Rl setempat atau instansi lain yang berwenang. (myk)

 

Statistik

Members : 79
Content : 3808
Web Links : 1
Content View Hits : 853427

Pengumuman

KominfoNewsCenter

Who's Online

We have 7 guests online